Tuesday, June 12, 2012

Prinsip Utama dalam Mendesain Interface


interface merupakan bagian sistem yang dikendalikan oleh user untuk mencapai dan melaksanakan fungsi-fungsi suatu sistem. Berikut ini beberapa prinsip utama dalam mendesain antarmuka atau interface :
a.  User Compatibility
Interface harus disesuaikan dengan user, dan tidak dianjurkan merancang interface untuk dirinya sendiri. Hal ini didasarkan karena sistem diciptakan untuk kebutuhan user.
b.    Product Compability
Sebuah interface sistem, harus sesuai dengan bentuk manual atau tradisionalnya. Sehingga diharapkan menghasilkan laporan serta informasi yang detail dan akurat dibandingkan dengan sistem manual.
c.    Task Compability
Interface harus membantu dan memudahkan user dalam menyelesaikan tugasnya.
d.    Work Flow Compability
Sistem manual harus disediakan oleh pengembang perangkat lunak, dan menyediakan runutan-runutan pekerjaan yang ada pada sebuah sistem.
e.    Consistency
Sebuah sistem harus sesuai dengan sistem nyata serta sesuai dengan produk yang dihasilkan.
f.     Familiarity
Interface sebisa mungkin didesain dengan interface pada umumnya, dari segi tata letak, model, dan sebagainya.
g.    Simplicity
Kesederhanaan perlu diperhatikan pada saat membangun interface.
h.    Direct Manipulation
Sistem harus mempunyai media atau tools yang dapat digunakan untuk melakukan perubahan pada interface sesuai dengan keinginan user. Dalam hal ini dicustomize oleh user.
i.      Control
Sistem harus memiliki penanganan terhadap kesalahan yang dilakukan oleh user.
j.      WYSIWYG
“what you see is what you get”, informasi yang ditampilkan harus sesuai dengan usaha yang dilakukan oleh user.
k.    Flexibility
Sistem harus menyediakan berbagai solusi penyelesaian suatu masalah.
l.      Responsiveness
Sistem harus memiliki respon yang baik, maksudnya adalah kecepatan akses suatu sistem akan sangat mempengaruhi mood user.
m.   Invisible Technology
Suatu sistem harus memiliki suatu kelebihan yang tidak melulu diminta oleh user, maksudnya diciptakan suatu terobosan baru pada suatu sistem.
n.    Robustness
Interface yang baik dapat berupa frase-frase menu atau error handling yang sopan.
o.    Protection
Proteksi disini lebih menjaga kenyamanan user. Nyaman dimaksudkan user tidak menemui susasana kacau ketika user salah memasukkan data atau salah eksekusi.
p.    Easy of Learning and Easy of Use
Kemudahan dalam mengoperasikan perangkat lunak hanya dengan memandangi atau belajar beberapa jam saja.

interface merupakan bagian sistem yang dikendalikan oleh user untuk mencapai dan melaksanakan fungsi-fungsi suatu sistem. Berikut ini beberapa prinsip utama dalam mendesain antarmuka atau interface :
a.  User Compatibility
Interface harus disesuaikan dengan user, dan tidak dianjurkan merancang interface untuk dirinya sendiri. Hal ini didasarkan karena sistem diciptakan untuk kebutuhan user.
b.    Product Compability
Sebuah interface sistem, harus sesuai dengan bentuk manual atau tradisionalnya. Sehingga diharapkan menghasilkan laporan serta informasi yang detail dan akurat dibandingkan dengan sistem manual.
c.    Task Compability
Interface harus membantu dan memudahkan user dalam menyelesaikan tugasnya.
d.    Work Flow Compability
Sistem manual harus disediakan oleh pengembang perangkat lunak, dan menyediakan runutan-runutan pekerjaan yang ada pada sebuah sistem.
e.    Consistency
Sebuah sistem harus sesuai dengan sistem nyata serta sesuai dengan produk yang dihasilkan.
f.     Familiarity
Interface sebisa mungkin didesain dengan interface pada umumnya, dari segi tata letak, model, dan sebagainya.
g.    Simplicity
Kesederhanaan perlu diperhatikan pada saat membangun interface.
h.    Direct Manipulation
Sistem harus mempunyai media atau tools yang dapat digunakan untuk melakukan perubahan pada interface sesuai dengan keinginan user. Dalam hal ini dicustomize oleh user.
i.      Control
Sistem harus memiliki penanganan terhadap kesalahan yang dilakukan oleh user.
j.      WYSIWYG
“what you see is what you get”, informasi yang ditampilkan harus sesuai dengan usaha yang dilakukan oleh user.
k.    Flexibility
Sistem harus menyediakan berbagai solusi penyelesaian suatu masalah.
l.      Responsiveness
Sistem harus memiliki respon yang baik, maksudnya adalah kecepatan akses suatu sistem akan sangat mempengaruhi mood user.
m.   Invisible Technology
Suatu sistem harus memiliki suatu kelebihan yang tidak melulu diminta oleh user, maksudnya diciptakan suatu terobosan baru pada suatu sistem.
n.    Robustness
Interface yang baik dapat berupa frase-frase menu atau error handling yang sopan.
o.    Protection
Proteksi disini lebih menjaga kenyamanan user. Nyaman dimaksudkan user tidak menemui susasana kacau ketika user salah memasukkan data atau salah eksekusi.
p.    Easy of Learning and Easy of Use
Kemudahan dalam mengoperasikan perangkat lunak hanya dengan memandangi atau belajar beberapa jam saja.

No comments:

Post a Comment