Showing posts with label Referensi Komputer. Show all posts
Showing posts with label Referensi Komputer. Show all posts

Monday, September 3, 2012

Penjelasan Antara SDLC, Prototype dan Waterfall


SDLC
System Development Lyfe Cycle (SDLC) adalah keseluruhan proses dalam membangun sistem melalui beberapa langkah. Metode pengembangan perangkat lunak dikenal dengan istilah SDLC (Software Development Life Cycle). Metodologi ini menjadi perhatian sangat istimewa pada proses rekayasa perangkat lunak. Karena dengan metodologi SDLC yang digunakan akan sangat menentukan sukses tidaknya proyek software.
Perbandingan tentang kelebihan dan kekurangan model Waterfall dan Prototype pada Software Development Life Cycle (SDLC) ini dijelaskan berikut ini
1.  Waterfall
Waterfall, merupakan SDLC tertua karena sifatnya yang natural. Urutan SDLC waterfall ini bersifat serial dari proses perencanaan, analisa, desain, dan implementasi pada sistem. Model ini adalah model yang muncul pertama kali yaitu sekitar tahun 1970 sehingga sering dianggap kuno, tetapi merupakan model yang paling banyak dipakai didalam Software Engineering (SE). Model ini melakukan pendekatan secara sistematis dan urut mulai dari level kebutuhan sistem lalu menuju ke tahap analisis, desain, coding, testing / verification, dan maintenance. Disebut dengan waterfall karena tahap demi tahap yang dilalui harus menunggu selesainya tahap sebelumnya dan berjalan berurutan.
Kelebihan :
-   Merupakan model pengembangan paling handal dan paling lama digunakan.
-   Cocok untuk system software berskala besar.
-   Cocok untuk system software yang bersifat generic.
-   Pengerjaan project system akan terjadwal dengan baik dan mudah dikontrol.
Kekurangan :
-   Persyaratan system harus digambarkan dengan jelas.
-   Rincian proses harus benar-benar jelas dan tidak boleh berubah-ubah.
-  Sulit untuk mengadaptasi jika terjadi perubahan spesifikasi pada suatu tahapan pengembangan
2.  Model prototyping
Prototype merupakan salah satu metode pengembangan perangat lunak yang banyak digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembang dan pelanggan dapat saling berinteraksi selama proses pembuatan sistem. Prototyping, dimulai dengan pengumpulan kebutuhan, mendefinisikan objektif keseluruhan dari software, mengidentifikasikan segala kebutuhan, kemudian dilakukan “perangcangan kilat” yang difokuskan pada penyajian aspek yang diperlukan.
Kelebihan :
-     Prototype melibatkan user dalam analisa dan desain.
-     Punya kemampuan menangkap requirement secara konkret daripada secara abstrak.
-     Untuk digunakan secara standalone.
-     Digunakan untuk memperluas SDLC.
-    Mempersingkat waktu pengembangan Sistem Informasi
Kekurangan :
-   Proses analisis dan perancangan terlalu singkat.
-   Mengesampingkan alternatif pemecahan masalah.
-   Bisanya kurang fleksible dalam mengahdapi perubahan.
-   Protitype yang dihasilkan tidak selamanya mudah dirubah
-  Protype terlalu cepat selesai
Referensi :
1. http://ku2harlis.wordpress.com/artikel-prototype/
2. http://itsum.wordpress.com/2010/09/27/kelebihan-dan-kekurangan-setiap-model-pada-software-development-life-cycle-sdlc/
3. http://lovita.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2010/12/25/perbedaan-dalam-pengembangan-software-dengan-pengembangan-sistem- informasi/
4. http://irnawt.wordpress.com/2010/12/14/perbedaan-system-life-cycle-slc-dengan-system-development-life-cycle-sdlc/
5. http://hansiaditya.wordpress.com/Sumber : 
http://sitiumiati.wordpress.com
SDLC System Development Lyfe Cycle (SDLC) adalah keseluruhan proses dalam membangun sistem melalui beberapa langkah. Metode pengembangan p...

Friday, July 27, 2012

Jenis – Jenis Automatic Vending Machine




Mesin penjual permen karet
Setelah mesin tersebut dimasukkan koin sebesar yang ditentukan, maka mesin tersebut otomatis akan mengeluarkan permen karet warna-warni berbentuk bulat. Pada tahun 1888, Thomas Adams Gum Company memperkenalkan mesin penjual otomatis pertama ke Amerika Serikat. Mesin-mesin dipasang pada platform kereta bawah tanah yang terdapat di New York City dan menjual permen karet rasa Tutti-Frutti.


Mesin penjual koran
Mesin ini ditemukan di U.S. Mesin penjual otomatis ini menjual koran untuk mempermudah warga U.S mendapatkan koran ketika mereka sedang berada dijalan.
Mesin penjual minuman ringan
Mesin ini adalah mesin yang paling populer diseluruh dunia. Mesin ini merupakan mesin penjual minimuan kaleng seperti minuman bersoda, minuman energi, dan minuman isotonik.
Mesin penjual makanan
Dijepang terdapat mesin penjual ramen. Tak hanya ramen, tetapi terdapat juga mesin penjual sayuran di china. Sehingga para ibu rumah tangga tidak perlu repot pergi ke pasar, berkotor-kotoran, karena disebagian daerah tertentu telah diletakkan mesin penjual otomatis.
Mesin-mesin ini berkembang terus sesuai jamannya, dan tidak hanya empat jenis mesin penjual otomatis, namun masih banyak lagi jenisnya termasuk mesin penjual otomatis yang menjual emas. Namun, diatas adalah mesin otomatis yang populer yang terdapat di banyak negara.
Mesin penjual permen karet Setelah mesin tersebut dimasukkan koin sebesar yang ditentukan, maka mesin tersebut otomatis akan mengelu...

Karakteristik Sistem Embedded


Dalam suatu sistem embedded biasanya mempunyai karakteristik sebagai berikut:
Ø  Embedded system yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu, bukan menjadi komputer tujuan umum untuk berbagai keperluan. Beberapa juga memiliki real-time performance kendala yang harus dipenuhi, dengan alasan seperti keamanan dan kegunaan yang lainnya mungkin tidak memiliki kinerja persyaratan atau rendah, yang memungkinkan perangkat keras sistem harus disederhanakan untuk mengurangi biaya.
Ø  Embedded sistem tidak selalu perangkat mandiri. Banyak embedded system terdiri dari kecil, bagian komputerisasi dalam perangkat yang lebih besar yang melayani tujuan yang lebih umum. Sebagai contoh, Gibson Robot Guitar fitur sebuah sistem embedded untuk tuning senar, tetapi tujuan keseluruhan dari Robot Guitar, tentu saja, untuk memutar musik. Demikian pula, sebuah sistem embedded dalam mobil menyediakan fungsi spesifik sebagai subsistem dari mobil itu sendiri.
Ø  Instruksi program ini ditulis untuk embedded system disebut sebagai firmware , dan disimpan dalam memori hanya-baca atau memori Flash chip. Mereka berjalan dengan sumber daya perangkat keras komputer yang terbatas: memori kecil, keyboard kecil atau tidak ada dan / atau layar.
Dalam suatu sistem embedded biasanya mempunyai karakteristik sebagai berikut: Ø   Embedded system yang dirancang untuk melakukan tugas t...

Wednesday, July 18, 2012

Porting aplikasi kode untuk RTE dan Dukungan Hardware untuk RTE


Porting aplikasi kode untuk RTE
Seringkali, kode aplikasi digunakan pada sistem real-time belum tersedia, tetapi port yang ada  sudah teruji sumber. Dari empat sumber-sumber kode ada di bawah ini, tiga memerlukan port. Sayangnya sering ditemui  masalah penting  ketika mengubah salah satu faktor utama yang mempengaruhi implementasi : platform perangkat keras, lingkungan operasi (API) atau compiler suite. Ketika mengubahnya maka transaksi tebaik  memerlukan banyak waktu  untuk debug dan menguji kode yang baru porting.

• Kode dari sistem RTE yang ada
• Kode Unix workstation legacy
• Kode Proprietary cyclic executive
• Kode Freshly minted
Dukungan Hardware untuk RTE
Pemilihan hardware untuk sistem waktu nyata harus mempertimbangkan masalah harga, jika sistem yang menjadi target berupa barang konsumsi, atau sistem yang ditanam dalam beberapa peralatan yang diproduksi secara massal, maka biaya hardware per-unit merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan. Tidak hanya harga namun memilih platform target juga sering dimulai dengan membandingkan kinerja CPU yang cocok dengan sistem waktu nyata tersebut. Untuk itu diperlukan keakuratan perkiraan dari kinerja maksimum proses dari Hardware tersebut.
• CPU kecepatan pemrosesan
• Aritmatika daya
• Mengatasi berbagai
• Interrupt kemampuan
• Co-prosesor persyaratan
• Boot ROM / Flash
• RTC tik sumber
• MMU ketersediaan
• port LAN untuk loading
• File sistem hosting yang
• RS232 sebagai port debugging
• JTAG bongkar debugging
Untuk mendukung RTE dapat melibatkan simulasi, perhitungan teoritis,. Setelah tahap ini, perangkat periferal yang datang sebagai bagian dari mikrokontroler, atau sebagai komponen diskrit diinstal pada (Single Board Computer). Memberikan dukungan kepada RTE memerlukan sumber real-time dengan kemampuan penanganan interupsi yang sesuai. Beberapa RTE lebih canggih membutuhkan MMU untuk menerjemahkan alamat virtual ke alamat fisik dan menerapkan kontrol perlindungan intertask. Jumlah memori, dan keseimbangan antara RAM dan ROM / Flash perlu diperhatikan, antara kebutuhan untuk mendebug dengan kemungkinan ekspansi sistem tersebut. Beberapa debugger RTE menggunakan memori target ekstra untuk membaca tabel simbol mereka untuk itu dibutuhkan beberapa host-target interkoneksi: LAN, RS232 atau JTAG.menghilangkan boot disk merupakan hal umum yang untuk RTE lakukan di PROM atau Flash. 
Porting aplikasi kode untuk RTE Seringkali, kode aplikasi digunakan pada sistem real-time belum tersedia, tetapi port yang ada  sudah te...

Real-time sistem implementasi



Pada umumnya program real-time terbagi menjadi beberapa bagian tugas yang bersamaan yang dijadwalkan oleh RTE atau sistem operasi. Setiap tugas menangani satu aspek atau fungsi dari sistem total aktivitas. Atau, sederhananya  sistem real-time dapat diimplementasikan dalam satu program menggunakan loop prosedural atau menggabungkan eksekutif siklik. Hal ini menyebabkan beberapa masalah yang terjadi, seperti waktu yang kaku untuk pengambilan suara perangkat, prioritas tugas tetap dan komunikasi intertask terbatas. Juga kinerja sistem tersebut dengan cepat memburuk jika kebutuhan pengguna menjadi lebih rumit sebagai fasilitas tambahan dituntut atau kendala waktu bervariasi dari yang semula ditentukan. Hal ini dalam kondisi yang sama bahwa programmer mulai mencari sekitar untuk RTE yang cocok untuk melepaskan mereka dari:

• VxWorks - Wind River
• VRTX - MicroTec
• OS 9000 - Microware
• QNX - QNX SS Ltd
• pSOS - Terpadu Sys
• MicroC / OS - Microsis
• LynxOS – LynuxWorks

Memperdalam jurang kemerosotan. Programmer biasanya mengakui bahwa sementara mereka secara realistis dapat membangun eksekutif siklik mereka sendiri, di mana RTE yang bersangkutan, adalah lebih baik untuk mendapatkan contoh yang ada. Waktu mereka lebih baik dihabiskan untuk berurusan dengan aplikasi itu sendiri.
Pada umumnya program real-time terbagi menjadi beberapa bagian tugas yang bersamaan yang dijadwalkan oleh RTE atau sistem operasi. Setiap ...

Tuesday, July 17, 2012

Teknologi Field Programmable Gate Arrays (FPGA)


FPGA adalah gerbang gerbang digital dimana interkoneksi antar masing masing gerbang tersebut dapat dikonfigurasi antara satu sama lainnya, dan dapat dirancang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan user atau pemakai tanpa melalui tahap burn. FPGA juga bisa dibilang  permodelan atau prototyping karena mempunyai software simulasinya yaitu Xilinx, FPGA  juga bisa dibilang processor atau  embedeed controller. Teknologi FPGA berawal dari PROM, EPROM, EEPROM, FLASH, SRAM.  Fungsi logika dan interkoneksi FPGA ditentukan oleh data yang tersimpan pada sel memori statik internal. Ada beberapa cara untuk membuat data konfigurasi ke dalam sel memori ini, baik yang dilakukan secara otomatis pada waktu catu daya diberikan maupun dengan membaca konfigurasi data dari eksternal Serial atau byte Paralel PROM (mode master) atau Data dapat dituliskan pada FPGA dari eksternal device ( mode slave dan peripheral).
Field Programmable Gate Array (FPGA) mempunyai kelebihan sebagai berikut :
– Dikonfigurasi oleh End User
– Tidak memerlukan proses Fabrikasi
– Tersedia solusi yang mendukung chip customized VLSI
·           Mampu menimplementasikan logic circuit, instant manufacturring, very-low cost prototype
·           Pemrograman yang singkat untuk fungsi dan kemampuan yang setara dengan ASIC

FPGA ini sendiri juga merupakan IC tipe HDL yang mana pemakai dapat mendesain hardware sesuai yang diinginkan di dalam IC FPGA. Sedangkan perkembangan FPGA pada saat ini berlangsung dengan cepat dan dewasa ini terdapat bermacam-macam keluarga FPGA dengan kebutuhan perancangan dan perangkat perancangan ( design tools ) yang berbeda. Xilinx merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi FPGA disamping perusahaan lain yang juga memproduksi FPGA seperti ACTEL dan PLESSEY Semiconductor. Xilinx sendiri memproduksi beberapa jenis FPGA yaitu VIRTEX, SPARTAN, XC3000, XC4000 dan XC5000.

FPGA biasanya digunakan pada sistem berikut:
1.        ASIC & Costum Silikon (yang ada pada trafo)
2.        DSP (Digital Signal Processing) ( Microprocesor)
3.      Embeded Mikrokontroller
4.      Fisical Layer Communication (protocol/NIC), GLU antara layer fisik dan protocol (menjembatani antara fisical layer dan fisical protocol )
5.      Record Configurable Computing;Untuk akselerasi hardware dan Simulasi hardware

Bila dilihat dari segi bentuknya, FPGA tak berbeda jauh dengan bentuk IC-IC lainnya. Hanya saja, bila dilihat dari isinya FPGA memiliki bagian yang berbeda dengan komponen IC pada umumnya. Berikut isi dari FPGA pada umumnya:
-          Configure Logic Blocks (CLB). Bisa dikatakan, bagian inilah yang akan memproses segala bentuk rangkaian logika yang dibuat oleh user/pemakai.
-          I/O Blocks. Sebagai interface antara external pin dari device dan internal user logic
-          Programmable Interconnect. Bagian ini berisi wire segments dan programmable switches atau biasa disebut saklar , selain itu bagian ini juga akan menghubungkan antara CLB satu dengan CLB lainnya.
FPGA adalah gerbang gerbang digital dimana interkoneksi antar masing masing gerbang tersebut dapat dikonfigurasi antara satu sama lainnya,...

Sunday, July 15, 2012

Soal dan Jawaban SWN(2)


1.      Sebutkan dan jelaskan diagram dalam UML(Unified Modeling Language)
Jawab
a.      Class Diagram
Diagram yang menunjukkan sekumpulan class, interface dan collaboration serta relationships. Diagram ini biasa ditemukan pada pemodelan object oriented system. Class diagram menunjukkan view desain statik dari sebuah sistem.Class diagram yang termasuk active class menunjukkan view proses statik sebuah sistem.
b.      Use Case Diagram
Menggambarkan  sekelompok use case aktor yang disertai dengan hubungan diantaranya.diagram use case ini menjelaskan dan menerangkan kebutuhan/requirement yang diinginkan/dikehendaki user/pengguna,serta sangata berguna dalam menentukan struktur organisasi dan model dari pada sebuah sistem.


c.       Object Diagram
Object diagram adalah bentuk lain dari class diagram tetapi  menggunakan cara yang berbeda. Perbedaan diantara keduanya adalah pada object diagram memperlihatkan beberapa object yang merupakan instansi dari sebuah class. Sebuah object diagram menggunakan notasi penggambaran yang sama dengan class diagram kecuali dalam penulisan nama dan hubungan antar object. Object diagram dapat digunakan untuk menggambarkan class diagram yang kompleks meskipun penggunaannya tidak sepenting class diagram.
d.      Sequence Diagram
Diagram interaksi yang menekankan pada waktu pengiriman message. Sequence diagram menunjukkan sekumpulan objek dan pengiriman serta penerimaan message antar objek. Objek yang umumnya memiliki nama atau instansiasi dari class, tapi dapat pula merupakan turunan dari things lain, seperti collaboration, component dan node. Diagram ini digunakan untuk mengilustrasikan dynamic view dari system.
e.       Collaboration Diagram
Diagram interaksi yang menekankan pada struktur organisasi dari objek yang menerima dan megirim message. Collaboration diagram menunjukkan sekumpulan objek dan hubungan diantaranya serta pengiriman dan penerimaan message. Objek yang umumnya memiliki nama atau instansiasi dari class, tapi dapat pula merupakan turunan dari things lain, seperti collaboration, component dan node. Diagram ini digunakan untuk mengilustrasikan dynamic view dari system.
f.       Activity Diagram
Activity diagram menggambarkan urutan aktifitas yang digunakan untuk menjelaskan aktifitas dari sebuah operasi. Pada activity diagram terdapat keadaan aksi yang berisi spesifikasi dari aktifitas tertentu. Diagram ini berisi, pilihan keputusan dan kondisi serta spesifikasi message yang dikirim atau diterima sebagai gambaran dari aksi.
g.      State Diagram
Sebuah state diagram menggambarkan keadaan mesin, transisi, event dan activity. Diagram ini adalah pelengkap khusus untuk mendeskripsikan sebuah class yang menggambarkan state dari objek dari class dan event yang menyebabkan state berubah. Event tersebt dapat berasal dari objek yang mengirimkan suatu message atau dari kondisi yang terpenuhi.


h.      Component Diagram
Component diagram menjelaskan struktur fisik kode pada komponen kodede. Sebuah komponen dapat berupa komponen source code, komponen binary atau komponen executable. Komponen berisi informasi tentang logical class. Ketergantungan diantara komponen dapat memudahkan untuk menganalisa bagaimana komponen yang lain terpengaruh dengan perubahan pada sebuah component.
i.        Deployment Diagram
Deployment diagram menggambarkan arsitektur fisik dari perangkat keras dan perangkat lunak pada sebuah system. Kita dapat memperlihatkan computer dan alat yang terhubung (nodes), serta ketergantungan antar component. Dengan model yang baik, kita dapat memakai semua cara dari sebuah node pada arsitektur fisik ke komponen ke class implementasi ke objek yang berinteraksi dan terakhir ke dalam use case.

2.      Apa keuntungan menggunakan fitur CVS(Concurrent Version Sistem) dalam perancangan sistem terintegrasi pada software   ?
Jawab
a.       Dengan CVS kita dapat kembali ke versi sebelumnya dari software tersebut misalnya software pemutar musik,video,anti virus,browser.software penjualan , dll
b.      Dengan CVS kita dapat pula menyimpan semua versi dari tiap file yang kita  buat misalnya google mengeluarkan browser google chrome versi baru maka yang lama masih tersimpan di CVS.
c.       CVS juga bermanfaat jika anda adalah anggota sekelompok orang yang bekerja pada proyek yang sama. Dengan proyek yang dikerjakan oleh banyak orang, maka kemungkinan terjadinya konflik pada file-file source code sangat besar, misalnya satu orang merubah file yang telah dirubah oleh orang lainnya. CVS mengatasi masalah ini dengan cara meng-insulate para pengembang satu sama lain. Setiap pengembang bekerja di direktorinya, dan CVS menggabungkan pekerjaannya ketika mereka telah selesai.



3.      Jelaskan Prinsip pemograman terstruktur dalam sistem terintegrasi  ?
Jawab
1.    Disain Atas-Bawah (Top-Down).Program dirancang mulai dari proses level tertinggi yang kemudian didekomposisi menjadi modul pendukung yang kemudian dapat didekomposisi lagi.
2.    Modularitas : setiap modul pendukung bertanggung jawab untuk satu fungsi.
3.    Perbaikan langkah demi langkah : setiap modul dikembangkan dengan perbaikan langkah demi-langkah dan diakhiri dengan kode khusus-bahasa pemrograman. Beberapa langkah perbaikan sudah terjadi pada pengembangan model logis.
4.    Pemampatan modul: modul harus pendek.
5.    Kontrol terstruktur : semua kode kontrol harus sangat terstruktur menggunakan pernyataan IF-THEN-ELSE, WHILE, REPEAT-UNTIL, FOR DAN CASE. Penggunan pernyataan GOTO harus dihindarkan.
4.      Di dalam Field Programmable Gate Arrays (FPGA) terdapat ratusan bahkan ribuan Logic cell(Logic blocks),Sebutkan dan jelaskan komponen elektronika yang membentuk sebuah Logic cell  ?
Jawab
a.       Look Up Table (LUT) merupakan sejenis RAM (Random Acces Memory) yang berkapasitas kecil. Di dalam FPGA, LUT ini memegang peranan penting dalam proses implementasi fungsi-fungsi logika.Selain itu, LUT ini berciri khas memiliki input sejumlah 4 buah.
b.      D Flip Flop. Seperti yang diketahui, flip-flop (Bistable Multivibrator) dalah suatu rangkaian sel biner yang memiliki dua buah output yang saling berkebalikan keadaannya (0 atau 1). Di dalam FPGA, terdapat sebuah jenis flip-flop yaitu D flip-flop atau Data flip flop. Rangkaian D flip-flop ini berfungsi sebagai rangkaian logika sekuensial dimana di dalamnya terdapat peralatan memori dan pewaktu.
c.       Multiplekser 2 ke 1. Sebuah multipleser adalah piranti digital yang bekerja sebagai switch (saklar) yang menghubungkan data dari n masukkan ke sebuah keluaran. Multiplekser berfungsi untuk memilih beberapa input untuk hanya menjadi 1 output saja. Di dalam FPGA, terdapat rangkaian multiplekser 2 ke 1 yang artinya, multiplekser tersebut memiliki 2 buah input dan 1 buah output.

5.      Apa perbedaan antara arsitektur von-neuman dan harvard dalam arsitektur Mikrokontroler
Jawab
Mikrokontroler yang menggunakan arsitektur von-Neumann  hanya memiliki satu blok memori dan satu bus data 8-bit. Karena pertukaran data semuanya menggunakan 8 jalur ini, bus akan overload dan komunikasi menjadi sangat lambat dan tidak efisien. Sebaliknya CPU dapat membaca instruksi atau baca/tulis data dari/ke memori. Keduanya tidak dapat terjadi secara bersamaan karena data dan instruksi menggunakan sistem bus yang sama.
Sedangkan Mikrokontroler yang menggunakan arsitektur Harvard  memiliki dua bus yang berbeda. Satu bus 8-bit dan menghubungkan CPU ke RAM. Yang lain terdiri dari beberapa jalur (12, 14 atau 16) dan menghubungkan CPU ke ROM. Dengan demikian, CPU dapat membaca instruksi dan mengakses memori data pada saat yang bersamaan.
Karena semua register memori RAM lebarnya 8-bit, semua pertukaran data dalam mikrokontroler menggunakan format yang sama, sehingga selama eksekusi penulisan data, hanya 8-bit yang diperhatikan. Dengan kata lain, yang perlu Anda perhatikan saat merancang program adalah lebar data yang bisa dipertukarkan atau diproses hanya selebar 8-bit, yang hanya selebar 8-bit saja.
Program yang Anda buat untuk beberapa mikrokontroler ini akan tersimpan di dalam ROM internal (Flash ROM) setelah dilakukan kompilasi ke bahasa mesin. Lokasi memori ini dinyatakan dalam 12, 14 atau 16-bit. Sebagian dari bit, 4, 6 atau 8-bit digunakan sebagai instruksinya sendiri dan diikuti dengan data 8-bit.

6.      Sebutkan 2 jenis semaphore yang sering digunakan dalam sinkronisasi sistem operasi dalam Real-time system ?
Jawab
1.      Binary semaphoreSemaphore ini hanya memiliki nilai 1 atau 0. Sering juga disebut sebagai semaphore primitif.
2.      Counting semaphoreSemaphore ini memiliki nilai 0, 1,serta integer lainnya. Banyak sistem operasi yang tidak secara langsung mengimplementasikan semaphore ini,tetapi dengan memanfaatkan binary semaphore.

7.      Sebutkan fasilitas utama yang terdapat pada RTE (Real time exsecutives)  ?
Jawab
ü  Inisialisasi Hardware
ü  Menejemen memori H / W untuk intertask keamanan
ü  Memuat task code ke dalam memori, RAM atau Flash
ü  Inisialisasi task dan manajemen yang sedang berlangsung
ü  Penjadwalan task
ü  Real-time clock maintenance
ü  critical resource protection
ü  Komunikasi Intertask
ü  sinkronisasi intertask
ü  I / O manajemen
ü  melakukan berbagai interupsi
ü  recovery dan pengalokasian free memory
ü  Assistance with debugging live system
8.      Apa Hubungan Object-oriented analysis(OOA), Object-oriented Design(OOD), Object-oriented programming languages(OOP), Object-oriented Database dalam sebuah project software yang berorientasi object   ?
Jawab
Ada hubungan yang sangat erat antara Object-oriented analysis dan teknologi object oriented yang lain. Diantaranya yaitu Object-Oriented Database, Object-Oriented Design, and Object-Oriented Programming Languages. Dalam penerapannya semua metode itu digunakan secara keseluruhan dalam project disebut dengan metode object-oriented. Jika hanya melakukan analisis saja dengan metode object-oriented dan tidak diikuti dengan design dan programming dengan metode yang sama tentunya akan menambah kesulitan dalam pengambangannya. Dalam kenyataannya ketiga metode diatas tidak bisa dilepaskan satu sama lain. Karena memang untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari metode object-oriented, ketiganya harus ada.

10.  Apakah fungsi POSIX yang terdapat pada RTE(real-time exsecutives) sistem operasi Linux  ?
Jawab
Posix, singkatan dari Portable Operating System Interface for UNIX, adalah sebuah standar yang dicetuskan oleh Institute of Electical and Electronics Engineers (IEEE) yang mendefinisikan sekumpulan layanan dalam sistem operasi. Program-program yang mendukung standar POSIX dapat secara mudah di-port dari satu sistem ke sistem lainnya. POSIX menjadi basis dalam layanan sistem operasi UNIX. Meskipun demikian, POSIX juga dibuat demikian agar sistem operasi lainnya dapat mengimplementasikan layanan POSIX.
POSIX menentukan antarmuka pengguna dan antarmuka perangkat lunak terhadap sistem operasi dalam 15 dokumen yang berbeda. Antarmuka pengguna standar dalam POSIX adalah Korn shellyang digunakan untuk memasukkan perintah command-line dan pembuatan skrip.

1.       Sebutkan dan jelaskan diagram dalam UML(Unified Modeling Language) Jawab a.       Class Diagram Diagram yang menunjukkan s...

Soal dan Jawaban SWN(1)


1.      Apa Perbedaan Multitasking dan Multithreading   ?
Jawab
Multitasking merupakan metode untuk menjalankan lebih dari satu proses dimana terjadi pembagian sumberdaya seperti CPU
sedangkan Multithreading adalah cara pengeksekusian yang mengizinkan beberapa thread(sebuah pengontrol aliran program pelaksanaan program dengan menggunakan kendali tunggal) terjadi dalam sebuah proses, saling berbagi sumber daya tetapi dapat dijalankan secara independen.

2.      Apa Kelebihan dan kekurangan RPC(Remote procedure Call) dalam aplikasi sistem waktu nyata ?
Jawab
Kelebihan RPC(Remote procedure Call)
v  Relatif mudah digunakan
Pemanggilan remote procedure tidak jauh berbeda dibandingkan pemanggilan local procedure. Sehingga pemrogram dapat berkonsentrasi pada software logic, tidak perlu memikirkan low level details seperti soket, marshalling & unmarshalling.
v  Robust (Sempurna)
Sejak tahun 1980-an RPC telah banyak digunakan dalam pengembangan mission-critical application yg memerlukan scalability, fault tolerance, & reliability.
Kekurangan RPC(Remote procedure Call)
v  Tidak fleksibel terhadap perubahan
v  Static relationship between client dan server atau run-time.
v  Berdasarkan prosedural/structured programming yang sudah ketinggalan jaman dibandingkan OOP.
v  Kurangnya location transparency
v  Misalnya premrogram hanya boleh melakukan pass by value, bukan pass by reference.
v  Komunikasi hanya antara 1 klien dan 1 server (one-to-one atau a time).
v  Komunikasi antara 1 klien dan beberapa server memerlukan beberapa koneksi yang terpisah.




3.      Sebutkan Tahapan-tahapan dalam pembuatan ERD(Entity-Relationship Diagram) ?
Jawab
1.      Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan entity/entitas yang akan terlibat.
2.      Menentukan atribut-atribut key (kunci) dari masing-masing himpunan entity.
3.      Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan relasi diantara himpunan entity - himpunan entity yang ada beserta foreign keynya(kunci asing/kunci tamu).
4.      Menentukan derajat/ kardinalitas relasi untuk setiap himpunan relasi.
5.      Melengkapi himpunan entity dan himpunan relasi dengan atribut-atribut deskriptif (non key/atribut yang bukan kunci).
4.      Sebutkan Syarat-syarat pembuatan DFD(Data Flow Diagram)  ?
Jawab
1.         Pemberian nama untuk tiap komponen DFD
2.         Pemberian nomor pada komponen proses
3.         Penggambaran DFD sesering mungkin agar enak dilihat
4.         Penghindaran penggambaran DFD yang rumit
5.         Pemastian DFD yang dibentuk itu konsiten secara logika

5.      Sebutkan dan jelaskan 4 macam diagram yang paling sering digunakan dalam pembangunan aplikasi berorientasi object ?
Jawab

a.      Use Case Diagram
a.       Use case diagram digunakan untuk memodelkan bisnis proses berdasarkan perspektif /pandangan pengguna sistem. Use case diagram terdiri atas diagram untuk use case dan actor. Actor merepresentasikan orang yang akan mengoperasikan atau orang yang berinteraksi dengan sistem aplikasi.  Use case merepresentasikan operasi-operasi yang dilakukan oleh actor.           
b.      Use case digambarkan berbentuk elips dengan nama operasi dituliskan di dalamnya. 
c.       Actor yang melakukan operasi dihubungkan dengan garis lurus ke use case.

b.      Sequence Diagram
a.       Sequence diagram menjelaskan secara detail urutan proses yang dilakukan dalam sistem untuk mencapai tujuan dari use case: interaksi yang terjadi antar class, operasi apa saja yang terlibat, urutan antar operasi, dan informasi yang diperlukan oleh masing-masing operasi.
c.       Collaboration Diagram
a.       Collaboration diagram dipakai untuk memodelkan interaksi antar object di dalam sistem. Berbeda dengan sequence diagram yang lebih menonjolkan kronologis dari operasi-operasi yang dilakukan, collaboration diagram lebih fokus pada pemahaman atas keseluruhan operasi yang dilakukan oleh object.
d.      Class Diagram
a.       Class diagram merupakan diagram yang selalu ada di permodelan sistem berorientasi objek. Class diagram menunjukkan hubungan antar class dalam sistem yang sedang dibangun dan bagaimana mereka saling berkolaborasi untuk mencapai suatu tujuan. 
1.       Apa Perbedaan Multitasking dan Multithreading    ? Jawab Multitasking merupakan metode untuk menjalankan lebih dari satu prose...